“Empat hari lagi usiaku akan menginjak angka 17, kira-kira sesuatu apa yang akan
terjadi di sana ya?” gumam ku kepada Rani.
Rani
adalah teman, sahabat, dan keluarga bagi ku. Aku tinggal bersamanya, di sebuah
kamar asrama yang terletak tak jauh dari sekolahku, ia selalu mau mendengar segala keluh kesahku setiap saat,
setiap waktu, tak pernah ia menutup telinganya meski hanya sekedar mendengar keluhan-keluhan
ku yang tak jelas.